Akun Facebook Bashar al-Assad dan Media Pendukungnya Diblokir, Akun-Akun Teroris Dibiarkan

Akun faceboook Presiden Suriah Bashar al-Assad dan beberapa media pendukungnya dilaporkan sempat diblokir tanpa ada alasan dan penjelasan, sementara akun kelompok-kelompok yang jelas-jelas sudah dikenal sebagai teroris, yaitu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Jabhah al-Nusra, dan Jaish al-Islam tetap dibiarkan dan leluasa menebar propagandanya.

Kantor berita Sputnik milik Rusia, Kamis (5/5), menyebutkan bahwa selain akun al-Assad, akun-akun milik beberapa media yang mendukung al-Assad, yaitu al-Mayadeen, Sama, dan Addounia, juga kena blokir dan tak dapat diakses pada Rabu (4/5).

Terkait hal ini, al-Mayadeen meminta kepada para followernya supaya mengikuti berita-berita terbaru TV yang berbasis di Beirut, Lebanon, ini melalui media sosial Twitter dan Telegram.

IRNA menyebutkan bahwa pemblokiran terhadap media-media kontra-terorisme itu merupakan bagian dari cara Barat yang selama ini memang berusaha keras mencegah penyingkapan mengenai gencarnya bantuan Barat dan sekutunya di Timteng kepada kawanan teroris. Karena itu pula, meski dalam retorika mengaku kontra-terorisme, tapi kenyataannya Barat membiarkan kelompok-kelompok teroris malang melintang di dunia maya dengan aksinya menyebar luaskan video dan foto propaganda mereka.

Channel al-Alam yang gencar memerangi terorisme dan Zionisme selama ini juga sudah berulangkali mendapat serangan dari negara-negara Barat dan para pendukung Arab Saudi. Mereka antara lain sudah mendepak al-Alam dari satelit Nilesat dan Arabsat serta meretas halamannya di beberapa media sosial dengan harapan dapat melumpuhkan aktivitas jaringan TV yang berbasis di Iran ini di tengah gencarnya perang media kubu muqawamah melawan kubu Zionisme yang didukung fenomena terorisme.

Dalam perkembangan terbaru, halaman Facebook al-Assad dan al-Mayadeen tampak sudah aktif kembali. Di halaman Facebook al-Mayadeen tertulis status terbaru; “Setelah dipaksa absen, halaman resmi channel al-Mayadeen di Facebook kepada para followernya. Kami kembali bersama manusia di semua tempat.

Kirim komentar