“Hizbullah Adalah Mentari yang Bersinar”

“Hizbullah Adalah Mentari yang Bersinar”

 

 Ayatullah Khamenei, melalui akun Twitter yang dikelola stafnya @khamenei_ir, menyampaikan beberapa hal terkait isu-isu terkini. Diantaranya, ia mengkritisi sikap yang diambil oleh Organisasi Kerjasama Islam yang menyudutkan Iran dan Hizbullah dalam KTT yang berlangsung di Istanbul beberapa waktu yang lalu. Berikut ini, isi kicauan selengkapnya:

1. Ratusan pelajar dari seluruh Iran bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatullah Khamenei hari ini, 20/4/2016.

2. Dengan perkembangan tanpa batas yang terjadi di Republik Islam selama 37 tahun pasca revolusi, membuktikan bahwa musuh telah gagal menggoyahkan kekohohan (negara ini-red).

3. Ada propaganda dahsyat yang menyerang para pemuda pejuang baik di lebanon dan Palestina. Hingga hari ini, Hizbullah masih merupakan suatu organisasi yang kokoh.

4. Hizbullah adalah mentari yang bersinar. Namun kini ada negara yang mengecam Hizbullah dalam sebuah deklarasi yang diprakarsai negara petrodolar. Tidak masalah #OKI.

5. Mengalahkan Israel sebagaimana yang dilakukan Hizbullah, adalah suatu hal yang tidak bisa dilakukan oleh tentara dari tiga negara yaitu Mesir, Yordania dan Suriah. Bukankah hal itu sangat sederhana?

6. Hizbullah adalah kemuliaan yang dimiliki dunia Islam. Lalu, apa artinya sebuah kertas tak berguna yang mengecam Hizbullah?#OKI.

7. Kita berhadapan dengan front arogan terutama AS, Zionis dan sekutunya, juga isu-isu tentang kehadiran kekuatan Iran baik regional dan internasional, begitu juga dengan Palestina dan kelompok perlawanan.

8. Kekuatan yang ditunjukkan oleh Republik Islam Iran di kawasan adalah bentuk soft war (perang secara halus) antara Iran melawan AS dan Zionis.

9. Amerika menginginkan generasi muda Iran tumbuh tanpa keberanian, motivasi, harapan, gerakan, kekuatan mental dan fisik serta optimisme dalam menghadapi musuh.

10. Bila kita melangkah mundur, maka seketika mereka akan kembali menentang isu-isu terkait bioteknologi, nanologi, dan sains lainnya.

Kirim komentar