Suriah Nyatakan Teroris dan Senjatanya Masih Mengalir Dari Turki dan Yordania
Wakil Menteri Pertahanan Suriah Mohammad al-Shawa menyatakan Arab Saudi dan beberapa negara sekutunya di Timteng masih aktif membantu pengiriman teroris ke Suriah melalui wilayah Turki.
“Sebagian besar teroris masuk melalui perbatasan Turki, sementara penyelundupan senjata dan amunisi ke Suriah masih dilakukan dari perbatasan Yordania,” ungkapnya dalam Konferensi Keamanan Internasional di Moskow, Kamis (28/4), seperti dilansir IRNA.
Dia menilai pasukan pemerintah Suriah yang dibantu oleh relawan masih tegar melanjutkan operasi darat melawan musuh.
“Suriah berkemampuan melanjutkan perang untuk mencapai kemenangan dengan dukungan para sahabat dari Rusia. Adapun penarikan keluar sebagian pasukan Rusia adalah karena tujuan yang dicanangkan sudah tercapai, dan pengurangan pasukan ini sama sekali tidak mengganggu operasi kontra-terorisme… Sekarang kami lebih bertekad untuk mengalahkan teroris dan mengusir mereka dari Suriah demi memulihkan ketentraman dan kedaulatan nasional,” imbuhnya.
Konferensi Keamanan Internasional di Moskow ke-5 dimulai Rabu (27/4) dengan melibatkan para menteri pertahanan dan para petinggi lain sejumlah negara, termasuk Menteri Luar Negeri Iran Brigjen Hossein Dehghan.
Kirim komentar