al-Quran Baru versi Amerika, The True Furqan

al-Quran Baru versi Amerika, The True Furqan

 

Al-Quran adalah sebuah kitab samawi yang dari sejak diturunkan hingga kini tetap terjaga dari tangan-tangan lancang distorsi. Al-Quran yang ada sekarang ini adalah al-Quran asli yang pernah ada pada masa Rasulullah saw tanpa sedikit penambahan maupun pengurangan, karena pemeliharanya yang sejati adalah Allah swt: “inna nahnu nazzalnaz zikr wa inna lahu lahafizhun.”
Dari sini bisa dipastikan, jika seluruh jin dan manusia serta seluruh kekuatan bersatu untuk menciptakan tahrif dalam al-Quran, niscaya mereka tak akan bisa melakukan ini. “Al-Quran adalah kitab kokoh yang tak terjamah oleh kebatilan, baik dari muka maupun dari belakangnya, dan diturunkan dari sisi Allah Yang Maha Bijaksana nan Maha Terpuji.”

Di bawah panji ajaran Quran ini, umat Islam telah menemukan jalan mereka. Setiap langkah di luar jalan ini dapat menjerumuskan mereka ke dalam selain jalan kebenaran.
Musuh Islam memahami betul masalah ini. Berkali-kali mereka berusaha merusak kehidupan muslimin dengan usaha tahrif dalam al-Quran. Al-Quran adalah titik temu persatuan umat Islam. Setiap cela dalam kitab ini sekecil apapun dapat merusak persatuan umat Islam. Ini merupakan garis utama tujuan musuh di sepanjang periode penjajahan mereka.

Baru-baru ini, sebuah majalah Islam Kuwait memberitakan kemunculan sebuah kitab sangat berbahaya yang dicetak oleh asosiasi kristenisasi guna memerangi al-Quran. Kitab ini mengajak seluruh umat manusia untuk berbuat syirik dan ingin merusak keyakinan muslimin dengan ayat-ayat setan.

Kitab ini bernama al-Furqan al-Haq (The True Furqan) dan dicetak di Amerika. Menurut sebagian orang, kitab ini adalah naskah al-Quran yang telah mengalami distorsi.

Kitab ini disandarkan kepada seseorang yang bernama Mustafa Ilham dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh seseorang bernama Mahdi.

Kitab yang dicetak oleh dua penerbit Amerika Wine Press dan Omega 2001 ini meliputi 77 surah. Di antara surah yang ada dalam kitab ini adalah al-Fatihah, al-Jannah, dan al-Injil. Banyak keyakinan Islam yang ditolak oleh kitab ini atau disampaikan secara terbalik.

Al-Quran palsu berjumlah 366 halaman ini dapat dimiliki oleh para pelajar Kuwait dengan mudah. Di Amerika sendiri, kitab ini diberi nama “Segitiga Tauhid”.

Menurut pengakuan para penulis di mukadimah, kitab ini khusus ditulis untuk Dunia Islam terutama negara-negara Arab. Sebagai ganti bismillahirrahmanirrahim, digunakan ungkapan bismillah di setiap permulaan surah. Ungkapan seperti ini ditujukan supaya mencakup keyakinan trinitas kaum Kristen.

Situs Amazon mempromosikan penjualan kitab ini. Menurutnya, kitab ini adalah al-Quran yang ditulis dengan gaya modern.

Tujuan penerbitan kitab ini jelas untuk merusak keyakinan muslimin dan mendorong mereka guna memeluk agama selain Islam. Melawan gerak kebangkitan Islam yang tengah bersemi merupakan tujuan lain penerbitan kitab ini.[tvshia/shabestan]

Kirim komentar